Home Ruwajurai Bandar Lampung Mencabuli Korbannya Berulang Kali, Terdakwa Diponis Hukuman 6,6 Tahun

Mencabuli Korbannya Berulang Kali, Terdakwa Diponis Hukuman 6,6 Tahun

155
0
SHARE

Jejama.com, Mencabuli Korbannya Berulang Kali, Terdakwa Diponis Hukuman 6,6 Tahun – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang menjatuhkan hukuman selama 6 tahun dan 6 bulan penjara terhadap Arif Subagio (20) Warga Jalan Sunda Kapal, Kelurahan Negeri Olok Gading, Kecamatan Telukbetung Barat, Bandar Lampug.

Dipersidangan di Ruang Candra Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang, Kamis (20/9/2018) Hakim Ketua Salman Al Farisi didampingi dua hakim anggota Ismail Hidayat dan Nirmala Dewita mengatakan, perbuatan terdakwa sebagai mana diancam Dengan pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 tahun 2006 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang undang Nomor 1 tahun 2006 tentang perubahan kedua UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, atas perbuatan cabul yang dilakukannya terhadap YS (15) pada 3 April 2018 silam.

Menurut Hakim perbuatan terdakwa yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak yakni YS melakukan persetubuhan dengannya atau orang lain.

Menjatuhkan pidana penjara oleh karena itu terhadap terdakwa Arif Subagio dengan pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan penjara, dengan perintah terdakwa tetap berada didalam tahanan,” kata Majelis.

Putusan hakim lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun kurungan. Perbuatan terdakwa bermula pada 3 April 2018, sekitar pukul 01.00 Wib, dimana saat itu keduanya berkenalan di gedung aula kapal Brow Kecamatan Telukbetung Barat, Kemudia keduanya berpacaran, karena saat itu suasana dilokasi lumayan gelap, rekan dari korban telah terlelap tidur, terdakwa mengajak saksi korban melakukan hubungan badan.

korban hanya diam waktu diajak untuk berhubungan badan, pada saat hendak melakukan hubungan badan korban memberontak, namun terdakwa membujuk dengan mengatakan dia akan bertanggungjawab jika terjadi sesuatu,” ujar Jaksa.

Perbuatan cabul yang dilakukan terdakwa kembali terulang dua hari setelah kejadian tersebut, dimana saat itu terdakwa mendapat pesan singkat dari Adam dan Tesa rekanya, kedua rekanya mengatakan jika Saksi korban tengah kesepian dirumah mereka.

Pesan singkat terdakwa jawab, dimana saat itu dia mengatakan tidak bisa karena besok akan bekerja,” kata Jaksa.

Lalu sekitar pukul 19.30 Wib, kedua rekanya itu menjemput terdakwa dengan mengatakan jika YS sedang berada dirumahnya dan merasa kesepian, terdakwa kemudian ikut bersama dua rekannya menggunakan satu motor.

Sesampai dirumah Adam di sekitaran Kelurahan Gotong Royong, dua rekanya itu langsung masuk kamar, sementara terdakwa dan saksi korban ngobrol diruang tamu, setelah kedua rekanya keluar dari dalam kamar, terdakwa mengajak korban masuk kedalam kamar saat itu pencabulan kembali terulang.

Seusai keduanya melakukan hubungan badan, tidak disangka keluarga dari korban menjemput korban dirumah itu, lalu terdakwa diantarkan rekanya pulang.

Setelah dilakukan visum terhadap korban di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek, dengan nomor 357/2112.9.A/VII.02/IV/2018, menyatakan jika selaput darah mengalami luka robek baru.

        lihat juga berita terkini lainnya di bawah ini :