Home Ruwajurai Bandar Lampung Polresta Bandar Lampung Mengamankan 37 Pelaku Kejahatan

Polresta Bandar Lampung Mengamankan 37 Pelaku Kejahatan

133
0
SHARE

Jejama.com, Polresta Bandar Lampung Mengamankan 37 Pelaku Kejahatan – Polresta Bandar Lampung dan jajaran Polsek berhasil menangkap 37 tersangka, dari 32 tindak pidana, selama operasi sikat Krakatau 2018 yang dilangsungkan selama 14 hari mulai 20 Agustus sampai 2 September 2018.

Kapolresta Bandar Lampung Kombespol Murbani Budi Pitono, mengatakan dari perkara tersebut kasus Curat mendominasi sebanyak 12 kasus dari 13 orang tersangka, kemudian curas 10, kasus dari 11 orang tersangka, dan curanmor 10 kasus dari 13 orang tersangka.

Dari para pelaku didapati barang bukti berupa, 2 unit dump truck, 1 mobil, 6 tabung gas 30 kg, rokok berbagai merk, 13 kunci L, 4 buah laptop, 1 DSLR, 16 potong kabel Telkom, helm standar merk KYT, 4 unit motor, 4 unit hp, 3 unit lcd.

Modusnya masih lama semua, ada curanmor, ada curas, ada yang bongkar rumah atau toko, anggota semua bergerak menangkap TO,” ujarnya kepada Awak media, Jumat (31/9/2018).

Murbani menambahkan, total ada 6 kasus yang menjadi target operasi, dan 26 kasus lainnya merupakan penangkapan dari perkara yang ada. Para pelaku berasal dari Bandar Lampung, Pesawaran dan Lampung Timur.

Dari 37 orang tersangka 10 diantaranya diberikan tindakan tegas, terukur, dan terarah,” kata Alumnus Akabri 1995 itu.

Sementara itu Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan, dari penindakan tersebut memang beberapa perkara yakni Curanmor yang pelakunya berasal dari Luar Bandar Lampung. Beberapa pelaku memang diduga kerap menginap atau tinggal di indekost dan, dan kontrakan.

Beberapa daerah Seperti Kedaton, Sukarame, dan Rajabsa, itu kerap memang jadi tempat pelaku curanmor menginap, maknya kita perketat pengawasan kos-kos, Babinkamtibmas aktif bersama RT setempat,“katanya.

Disinggung soal Raperda Kost-kostan yang sedang dibahas oleh DPRD Kota Bandar Lampung, pihaknya belum mengetahui hal tersebut secara spesifik. “Nanti kita koordinasikan,” katanya.

         Baca juga berita terkini lainnya di bawah ini :