Home Olahraga 5 Fakta Pencak Silat Asian Games 2018, Baru Pertama Kali Dipertandingkan

5 Fakta Pencak Silat Asian Games 2018, Baru Pertama Kali Dipertandingkan

266
0
SHARE

Jejama.com, 5 Fakta Pencak Silat Asian Games 2018, Baru Pertama Kali Dipertandingkan – Cabang olahraga pencak silat tercatat sebagai penyumbang medali emas paling banyak untuk Indonesia pada ajang Asian Games 2018.

Catatan tersebut setidaknya terlihat hingga hari kesebelas penyelenggaraan Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018).

Hingga pukul 16.30 WIB, Indonesia telah memperoleh 12 medali emas dari total 28 medali emas yang diperebutkan dalam cabang olahraga pencak silat Asian Games 2018.

Pencak silat pun tercatat sebagai cabang olahraga yang baru dipertandingkan pada Asian Games 2018.

Pencak Silat merupakan olahraga seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia.

Tetapi, pencak silat telah tersebar di penjuru Asia Tenggara, antara lain Malaysia, Brunai Darussalam, hingga Vietnam.

Olahraga itu memiliki berbagai gaya atau aliran, yang berbeda di masing-masing perguruan atau biasa disebut padepokan.

Meski demikian, nilai utama dari pencak silat tetap sama, yaitu pukulan, tendangan, sapuan, dan bantingan.

Empat faktor itulah yang dinilai untuk menentukan poin dalam sebuah pertandingan.

Berikut, 5 fakta pencak silat Asian Games 2018.

1. Sejarah Pencak Silat

Berbagai cerita muncul sebagai asal muasal pencak silat, salah satunya, kisah seorang perempuan bernama Rama Sukana, yang berhasil mengalahkan sekelompok orang mabuk, menggunakan gaya binatang yang berkelahi.

Dikisahkan sebelumnya, Rama Sukana menyaksikan perkelahian antara seekor burung elang dan harimau.

Setelah itu, ia mengajarkan teknik yang ia gunakan kepada suaminya, Rama Isruna.

Setelah itu pencak silat terus berkembang hingga saat ini.

2. Pertama di Asian Games

Untuk pertamakalinya, olahraga tradisional, pencak silat, diikutsertakan dalam Asian Games, yakni pada perhelatan Asian Games 18, yang diselenggarakan di Indonesia, tahun ini.

Sebelumnya, pencak silat tidak termasuk dalam olahraga yang dipertandingkan.

3. 16 Negara Peserta

Pada Asian Games 2018, sebanyak 16 negara mengirimkan wakilnya untuk berlaga pada cabang olahraga pencak silat.

Negara-negara tersebut adalah Malaysia, Filipina, Singapura, Uzbekistan, Brunei Darussalam, Indonesia, Pakistan, India, Kirgiztan, Nepal, Jepang, Laos, Thailand, Timor Leste, Iran, dan Vietnam.

4. 16 Kelas Pertandingan

Ada 16 kelas yang dipertandingkan untuk pencak silat Asian Games 2018, yang terdiri dari 10 kelas putra dan 6 kelas putri.

Kelas putra terdiri dari tunggal, ganda, beregu, Kelas B (50-55kg), C (55-60kg), D (60-65kg), E (65-70kg), F (70-75kg), I (85-90kg), dan J (90-95kg).

Sementara, kelas putri terdiri dari: tunggal, ganda, beregu, Kelas B (50-55kg), C (55-60kg), dan D (60-65kg).

5. Medali dari Pencak Silat

Hingga pukul 16.30 WIB, Rabu (29/8/2018), Indonesia sudah mendapatkan 12 emas dan 1 perunggu.

Medali emas

1. Tunggal Putri (Puspa Arumsari)
2. Ganda Putri (Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti)
3. Putri Kelas C (Sarah Tria Monita)
4. Tunggal Putra (Sugianto)
5. Ganda Putra (Yola Primadona Jampil & Hendy)
6. Regu Putra (Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani, Anggi Faisal Mubarok)
7. Putra Kelas B (Abdul Malik)
8. Putra Kelas D (Iqbal Chandra Pratama)
9. Putra Kelas E (Komang Harik Adi Putra)
10. Putra Kelas I (Aji Bangkit Pamungkas)
11. Regu Putri (Pramudita Yuristya, Luthfi Nurhasanah, Gina Tri Lestari)
12. Kelas D Putri 60-65 Kg (Pipiet Kamelia)

Medali Perunggu

1. Putra Kelas F (Rusdana Amri)

Beberapa kelas masih dipertandingkan sehingga masih terbuka peluang bagi Tim Indonesia untuk menambah perolehan medali dari cabang olahraga pencak silat Asian Games 2018.

         lihat juga berita terkini lainnya di bawah ini :